2.jpg)
Banyuwangi - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten
Banyuwangi mengambil langkah maju yang ambisius dengan merumuskan program kerja
yang berfokus pada modernisasi dan digitalisasi total sistem pengelolaan air.
Agenda ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam memperkuat
ketahanan pangan melalui efisiensi sumber daya air, sekaligus membangun
infrastruktur yang adaptif terhadap tantangan iklim.
“Kami bertekad menggeser pengelolaan air di Banyuwangi dari
pola manual ke sistem berbasis teknologi yang terintegrasi. Hal ini krusial
untuk memastikan setiap tetes air terdistribusi secara akurat dan transparan,”
ujar Riza.
Langkah konkret dalam pilar modernisasi mencakup
rehabilitasi ekstensif pada jaringan irigasi primer dan sekunder di
sentra-sentra pertanian produktif. Tidak hanya perbaikan, DPU Pengairan juga
merencanakan pembangunan saluran irigasi baru di daerah yang selama ini belum
terlayani. Tujuannya adalah menghilangkan disparitas pasokan air, sehingga
seluruh kawasan pertanian dapat mencapai stabilitas panen yang optimal.
Selain program irigasi, DPU Pengairan juga mengintegrasikan
upaya konservasi dan mitigasi bencana. Program akan mencakup peningkatan
kapasitas bendungan dan embung, strategi penting untuk mengamankan cadangan air
baku di musim kemarau. Secara bersamaan, pekerjaan normalisasi sungai,
pembangunan tanggul, dan pembuatan kolam retensi akan digencarkan di wilayah
rawan, mencerminkan pendekatan konvergensi antara ketahanan pangan dan
pengendalian banjir.
Inovasi paling menonjol datang dari rencana digitalisasi.
DPU Pengairan menyiapkan sistem pemantauan jaringan irigasi secara real-time.
Teknologi ini akan memungkinkan pengawasan debit dan distribusi air secara
instan, memfasilitasi respons yang lebih cepat terhadap masalah di lapangan,
seperti kebocoran atau penyumbatan.
"Kami ingin petugas dan bahkan masyarakat dapat
mengakses kondisi jaringan irigasi melalui sistem terintegrasi. Selain itu,
kami juga merencanakan peluncuran aplikasi layanan publik khusus pengairan
untuk mempermudah masyarakat menyampaikan laporan dan memperoleh informasi,” Pungkasnya.
(*)
