Daerah

DPU Pengairan Banyuwangi Kembangkan Gerakan Pelajar Jadi Penjaga Sungai

DPU Pengairan Banyuwangi Kembangkan Gerakan Pelajar Jadi Penjaga Sungai

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengukuhkan komitmen pelestarian lingkungan melalui program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang melibatkan ribuan pelajar secara aktif. Inisiatif ini bertujuan membangun kesadaran ekologis generasi muda sekaligus menciptakan dampak nyata dalam perawatan sungai secara berkelanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam keterangannya menekankan bahwa program ini memiliki relevansi strategis bagi pembangunan daerah. "Sebagai destinasi pariwisata unggulan, keberlanjutan ekosistem sungai merupakan prasyarat penting. Program Sekardadu tidak hanya tentang menjaga kebersihan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi sektor pariwisata dan kualitas hidup masyarakat," papar Ipuk.

Program yang telah berjalan beberapa tahun ini dirancang sebagai platform pendidikan karakter melalui aksi nyata. Masing-masing sekolah diberikan tanggung jawab untuk merawat sungai di wilayah terdekat, dengan aktivitas mencakup pembersihan rutin, pemantauan kondisi sungai, hingga kampanye edukasi kepada masyarakat sekitar.

Untuk memastikan akuntabilitas, seluruh kegiatan dilaporkan melalui aplikasi Sekardadu yang memungkinkan pemantauan real-time terhadap perkembangan kondisi sungai dan tingkat partisipasi setiap sekolah.

Sekretaris Dinas Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahrobi, mengungkapkan bahwa pada tahun ini sebanyak 170 sekolah berpartisipasi dalam program tersebut. "Kami menerapkan sistem penilaian komprehensif yang mencakup aspek preventif, kuratif, rehabilitatif, dan promotif. Pendekatan ini memastikan intervensi yang holistik dan terukur," jelas Riza.

Melalui mekanisme tersebut, diharapkan terjadi perubahan perilaku tidak hanya di kalangan pelajar tetapi juga masyarakat luas. Pemantauan berkala menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi lokus program Sekardadu.

Keberhasilan program ini menempatkan Banyuwangi sebagai percontohan dalam pengelolaan sungai berbasis komunitas pendidikan. Diharapkan gerakan ini dapat berkembang menjadi transformasi sosial yang signifikan, menciptakan generasi muda yang tidak hanya peduli lingkungan tetapi juga aktif dalam aksi nyata pelestarian sumber daya air untuk masa depan berkelanjutan. (*)