.jpg)
BANYUWANGI - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi terus mengintensifkan perawatan rutin infrastruktur irigasi, khususnya pintu air, guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap berjalan optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan pemeliharaan berkala pada pintu air merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan sistem irigasi.
Menurutnya, perawatan tersebut tidak sekadar pekerjaan teknis, tetapi menjadi upaya strategis untuk mendukung keberlangsungan sektor pertanian.
"Perawatan rutin dilakukan agar seluruh komponen pintu air tetap berfungsi dengan baik sehingga pengaturan distribusi air dapat berjalan lancar," ujarnya.
Di lapangan, petugas operasi pada Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) DPU Pengairan Genteng secara berkala melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap setiap pintu air. Kegiatan tersebut meliputi pelumasan stang drat, pengecekan komponen mekanis, serta pengecatan badan pintu air sebagai upaya mencegah korosi.
Cahyanto menjelaskan, salah satu bagian yang menjadi perhatian utama adalah stang drat karena komponen tersebut rentan mengalami karat akibat paparan kelembapan tinggi dan perubahan cuaca. Oleh karena itu, pelumasan dilakukan secara berkala untuk menjaga kelancaran mekanisme buka-tutup pintu air.
Apabila tidak dirawat, korosi maupun penumpukan kotoran dapat menyebabkan mekanisme pemutar pintu air macet. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengaturan debit air dan berdampak pada distribusi air irigasi ke lahan pertanian.
Karena itu, Dinas PU Pengairan terus berkomitmen menjaga kondisi infrastruktur irigasi agar tetap berfungsi optimal. Dengan sistem irigasi yang andal, kebutuhan air bagi petani di berbagai wilayah Banyuwangi diharapkan dapat terpenuhi secara merata, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)
