.jpg)
BANYUWANGI – Program padat karya irigasi yang dijalankan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi kembali memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPU Pengairan Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, mengatakan padat karya irigasi dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan layanan infrastruktur pengairan.
"Program ini menjadi stimulus untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Cahyanto.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah melibatkan warga sekitar dalam pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan saluran irigasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi normalisasi saluran, pengerukan endapan sedimen, pembersihan sampah, hingga pelebaran jalur air yang mengalami penyempitan.
Perbaikan itu dinilai mampu meningkatkan kelancaran aliran air menuju areal persawahan. Dengan kondisi saluran yang lebih baik, distribusi air irigasi menjadi lebih optimal sehingga memudahkan petani maupun Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dalam mengatur pembagian air ke lahan pertanian.
Menurut Cahyanto, manfaat program padat karya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja, tetapi juga oleh petani yang mendapatkan dukungan infrastruktur irigasi yang lebih andal.
"Program ini memberikan dampak berlapis. Dari sisi ekonomi mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, sedangkan dari sisi teknis mendukung produktivitas pertanian melalui saluran irigasi yang lebih baik," katanya.
DPU Pengairan Banyuwangi berharap keberhasilan program tersebut turut diimbangi dengan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai dan jaringan irigasi. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting agar hasil perbaikan dapat bertahan dalam jangka panjang dan fungsi jaringan irigasi tetap optimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah. (*)
